Jumat, 19 Juli 2013

cinta kadang tidak tepat waku


  • -         Hai ri, apa kabar ?
  • -         Buruk, seperti apa yang selalu kamu mau.
  • -        Haha ri kamu tahu,  kamu masih menggemaskan ketika marah.
  • -         Sayangnya aku tidak perduli. So, apa maumu kali ini.
  • -         Tak ada ri, hanya saja aku di beritahu tuhan, DIA bilang kamu masih sering merindukanku.
  • -         Bercandaanmu membuatku muak, apa maumu?
  • -         Ri, aku masih mencitaimu. Sungguh.
  • -         Kamu tahu cintamu sudah tidak tepat lagi. Aku sudah punya dani. Kamu harusnya malu sudah mengganggu pacar orang.
  • -         Oh ya? Apakah cintaku hanya bisa di bilang tepat di kurun waktu setahun, dan lalu kamu memutuskan bahwa setelah setahun cintaku tidak tepat lagi untukmu?
  • -         Aku tidak pernah memutuskan hal itu. Kamu yang membuat cintamu terkesan sudah tidak tepat lagi di depan mataku.
  • -         Hanya dengan kesalah pahamanmu?
  • -         Salah paham yang mana? Kamu sudah tidak menginginkanku. Itu sudah jelas. Tidak ada yang salah dari kata” itu.
  • -         Ini yang membuatmu selalu merasa dunia tidak adil padamu ri. Kamu selalu berfikiran buruk lalu menjadikannya acuan. Itu tidak baik ri. Kamu sesekali harus mendengarkan saran dan penjelasan orang lain. Hei ri, kamu sudah dewasa. Kamu sudah seharusnya dapat dengan mudah mendengarkan orang lain.
  • -         Sudahlah, jika kamu datang jauh” dari jogja hanya untuk menasihatiku, kamu hanya membuang waktumu. Sudah ada yang memegang tugas itu. Dan DANI lebih baik dari kamu.
  • -         Oke baiklah. Aku tidak ingin berdebat denganmu ri, aku hanya merindukanmu. Rindu menunggu adzan mahgrib di tempat ini bersamamu. Rindu bermain air laut di antara ombak denganmu. Aku jauh” dari jogja ke banyuwangi hanya untuk lebih ingat kenangan itu ri. Kamu mau mengulangnya untukku?
  • -         Aku tidak sudi mengulang hal” bodoh itu lagi rudi. Banyak hal yang lebih berharga yang harus kulakukan bersama dani.
  • -         Harus? Kukira kamu masih tidak suka di tuntut untuk harus melakukan ini dan itu. Jujurlah ri, apa kamu bahagia?
  • -         Apa yang kamu bicarakan. Dani jauh lebih baik darimu. Dan yang pasti dia lebih bisa mempertahanku dan tidak menyia-nyiakanku seperti kamu.
  • -         Riri, kamu harus tahu. Aku tidak pernah ingin melepaskanmu. Aku hanya,,,,
  • -         Hanya bosan dan ingin mencari yang lebih baik?
  • -         Ri, aku belum pernah menemukan yang lebih baik darimu. Percayalah.
  • -         Hanya itu jawabanmu?
  • -         Aku hanya di kalahkan olah jarak antara kita ri. Aku salah memilih untuk mengalah pada rinduku. Harusnya dulu aku menang dari rindu dan terus melanjutkan hubungan kita. Tapi aku masih butuh banyak belajar ri. Jarak kita terlalu jauh. rasa rindu dan ingin tahuku tentang apa yang kamu lakukan di sini setiap hari membuatku ingin marah karna tidak kunjung dapat jawaban. Kamu sibuk dengan tugas” kuliahmu dan aku sibuk dengan pekerjaanku. Aku benar’’ bingung ri. Lalu aku terjatuh pada satu titik dmana aku mengambil keputusan yang salah untuk memutuskan hubungan kita. Tapi aku sedang kalut waktu itu ri. Tolong beri aku pengertianmu.
  • -         Rud, kamu harus belajar melupakanku. Hubungan kta sudah berakhir. Dan aku sudah berada di pelukan dani. Kamu harus mengerti itu.
  • -         Kenapa selalu dani dani dani. Bagaimana dengan hatiku ri?
  • -         Hei rud dani juga mencintaiku sama sepertimu dulu. bahkan lebih
  • -         Tapi hingga sekarang aku tetap mencintaimu, bahkan lebih mencintaimu.
  • -         Yah terserah apa katamu, yang jelas aku tidak akan melepas dani demi kamu. Hubungan kita sudah kamu akhiri.
  • -         Ri beri aku kesempatan.
  • -         Kau sudah menggunakannya rudi. Dan aku tidak punya banyak kesempatan lagi untukmu.
  • -         Ri, aku mohon.
  • -         Maaf rudi permohonanmu tidak bisa aku dengar. Pulanglah. Masih banyak gadis jogja yang ingin mendapat cintamu.
  • -         Tapi aku hanya mau kamu ri. Gadis dari banyuwangi yang selalu keras kepala tapi memiliki hati lembut.
  • -         Rud aku tidak sesempurna itu. Dan aku hanya gadis biasa. Banyak yang lebih baik. Percayalah bahwa kamu akan mendapat jodoh yang baik untukmu.
  • -         Riiiiiiii
  • -         Sudahlah rud, kita akhiri saja ini semua. Kita masih bisa jadi teman yang baik. Aku akan terus menghubungimu dan kamu juga harus begitu. Hei, kita masih bisa terus menjadi dekat rud. Dani pasti mengerti.
  • -         Baiklah ri, akan ku coba.
  • -         Okay, ayo pesan makan 15 menit lagi mahgrib. Setelah itu aku akan mengantarmu ke hotel untuk mengemasi barang”mu dan kamu harus terbang malam ini juga untuk pulang. Kamu harus ke Borobudur besok siang.
  • -         Kamu masih ingat jadwal kegiatan kantorku ri?
  • -         Aku tidak pelupa sepertimu rudi.
  • -         Tapi aku masih ingat makanan favoritmu ri.
  • -         Lalu apa makanan favoritku?
  • -         Nasi tempong dan jus alpukat right?
  • -         Hahaha dan kamu, oseng-oseng mercon khas jogja :D

Minggu, 07 Juli 2013

hai April

Hai April, kudengar kamu memilkii banyak keindahan?  Boleh aku menjadi bagian dari kamu?
hidup dalam banyak keindahan itu mimpiku setelah aku kehilangan dia dan benar-benar berjarak dengannya, sangat jauh.
sepertinya hubungan kami benar-benar buruk sekarang. Untuk saling tersenyum saja kami butuh banyak berfikir  terutama dia yang tidak lagi sendiri.
April benarkah bahwa semua hal di dunia itu tidak abadi? Apakah itu juga berlaku pada rasa ini? Rasa yang dengan sangat congkak selalu menyakitiku. Jika begitu biarlah rasa ini tetap jadi milik dunia. Agar tidak ada ke abadian menyentuhnya.
 April, bisa bantu aku?  Tolong bilang padanya untuk tidak menyembunyikan lagi rahasia bagaimana aku bisa begitu menggilai sosoknya. Agar ada pria lain yang bisa aku gilai lagi.
April apakah ini akibat dari mencintainya? Kenapa sekarang sesakit ini? Kenapa dulu aku merasa mencintainya itu kebutuhanku? Apa aku salah menceritanya tanpa ingin berhenti?
Dua tahun sudah, aku masih ingat betul pertama kali dia mencoba menyapaku lalu mengajakku berjabat tangan. Dan lalu tanpa sadar bibirku terus saja memujinya. Tanpa pernah berhenti memikirkan bagaimana senyum itu menjadi sangat manis. aku juga masih sangat ingat ketika aku dengan tanpa berfikir panjang utuk memulai mengawali cerita “pedekate” kami yang penuh keragu-raguan dan ketika akhirnya dia entah sedang jujur atau tidak, mulai untuk mengajakku menyinggahi hatinya. Dan bicara tentang cinta.

April, dialah laki-laki yang selalu membuat butir-butir air mataku serasa minta ingin di jatuhkan dengan liar.dia laki-laki yang tanpa sadar menyakitiku, membiarkanku meraung-raung kesakitan karna rindu lalu tidak sedikitpun dia melihatku ketika dia memutuskan untuk pergi. Tapi jujur saja sesakit apapun rasa ini aku masih saja ingin menyentuh rambutnya, mendengar tawanya, melihat senyumnya dan tentu saja sangat ingin memeluknya.

April, menurutmu apa dia masih mencintaiku? Apa dia masih punya tatapan hangat seperti dulu untukku? Apa dia masih ingat sedikit saja tentangku? Aku harap kamu dengan tegas menjawab YA untuk semua pertanyaanku tadi. April bagaimanapun dia, tetap saja aku masih menggilainya, meskipun sikapnya sudah sangat kasar tetap saja aku bertekuk lutut pada senyumnya. Dan walaupun dia sangat membenciku saat ini tetap saja rasa sayang untuknya sangat sukar untuk tidak di biarkan.


April, apa sekrang aku lebih terlihat seperti gadis bodoh karna mencintai laki-laki yang sudah jelas membencinya?, biarlah, aku tidak keberatan dengan julukan bodoh itu. Aku lebih peduli untuk mengendalikan perasaan ini agar tidak semakin menjadi liar.
fotonya mbak ay, pas banget ini.